 |
| Selamat Hari Mama (Red.ibu) |
Kebetulan
kemarin kita baru ajah melewati hari ibu di tanggal 22 Des, gw baru tau tuh klo
hari ibu tgl 22 Des itu cuma untuk di indonesia :) Sementara di Amerika dan
lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong, Hari Ibu atau Mother’s Day (dalam bahasa Inggris)
dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei (source : http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Ibu
)
Kemarin
sempet sms mama untuk mengucapkan “selamat hari mama” J hehe..
Dan
gak lupa juga ngucapin ke beberapa sahabat yg sekarang dah menjadi ibu J 4 jempol deh buat para ibu yg gak
tau deh harus bilang apa, sepertinya kata2 ajah gak cukup untuk diucapkan dan
benda paling mewah pun gak sanggup membayar untuk semua yg telah mereka berikan untuk membesarkan kita sampai se-gede gaban *eehhh* gini J jadi multitasking person. Mereka menjabat
seorang secretary ayah dirumah, menteri keuangan di keluarga, dokter dikala
kita sakit, koki di saat kita lapar wah pokoknya semuah muah ya deh :p
Dan jadi inget sepotong
kalimat dr ibu Ainun Habibie :
"Mengapa saya tidak
bekerja?
Bukankah saya dokter?
Memang.
Dan sangat mungkin saya
bekerja waktu itu.
Namun saya pikir : buat apa
uang tambahan dan kepuasan batin yg barangkali cukup banyak itu jika akhirnya
diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami
kehilangan kedekatan pada anak sendiri?
Apa artinya tambahan uang
dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya timang
sendiri, saya bentuk pribadinya sendiri?
Anak saya akan tidak
memiliki ibu. Seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah orang tua
kehilangan anak, dengan uang dan kepuasan pribadi tambahan karena bekerja?
Itulah sebabnya saya
memutuskan menerima hidup pas-pasan. Bertahun- tahun kami bertiga hidup begitu.
Jangan biarkan Anak² mu
hanya bersama pengasuh mereka.
Bagaimana bila dibantu
pengasuhan dengan kakek neneknya?
~ Sudah cukup rasanya
membebani orangtua dengan mengurus kita sejak lahir sampai berumah tangga.
Kapan lagi kita mau
memberikan kesempatan kepada orangtua untuk penuh beribadah sepanjang waktu di
hari tuanya.
Mudah2an ini bisa jadi
penyemangat dan jawaban utk ibu-ibu berijazah yang rela berkorban demi keluarga
& anak2nya.
Karena ingin Rumah Tangganya
tetap terjaga & anak2 bisa tumbuh dgn penuh perhatian, tdk hanya dalam hal
akademik, tp jg utk mendidik agamanya, karena itulah sejatinya peran orangtua.
Belajar dari kesuksesan
orang2 hebat, selalu ada pengorbanan dari orang2 yang berada dibelakangnya,
yang mungkin namanya tidak pernah tertulis dalam sejarah.
Berbanggalah Engkau sang
Ibu Rumah Tangga, karena itulah pekerjaan seorang wanita yg paling mulia..
Ibu Ainun Habibie : seorang
wanita hebat dan istri yg kuat...
I don't know what to say
to you mom..
I just want to say I
love You mom you are my everything :)
Komentar
Posting Komentar